RSS

Toleransi Di Sekolah (SMP)

17 Apr

A. Pengertian Toleransi
Toleransi berasal dari kata “ Tolerare ” yang berasal dari bahasa latin yang berarti dengan sabar membiarkan sesuatu. Jadi pengertian toleransi secara luas adalah suatu sikap atau perilaku manusia yang tidak menyimpang dari aturan, dimana seseorang menghargai atau menghormati setiap tindakan yang orang lain lakukan. Toleransi juga dapat dikatakan istilah dalam konteks sosial budaya dan agama yang berarti sikap dan perbuatan yang melarang adanya deskriminasi terhadap kelompok-kelompok yang berbeda atau tidak dapat diterima oleh mayoritas dalam suatu masyarakat. Contohnya adalah toleransi beragama dimana penganut mayoritas dalam suatu masyarakat mengizinkan keberadaan agama-agama lainnya. Istilah toleransi juga digunakan dengan menggunakan definisi “kelompok” yang lebih luas , misalnya partai politik, orientasi seksual, dan lain-lain. Hingga saat ini masih banyak kontroversi dan kritik mengenai prinsip-prinsip toleransi baik dari kaum liberal maupun konservatif. Jadi toleransi antar umat beragama berarti suatu sikap manusia sebagai umat yang beragama dan mempunyai keyakinan, untuk menghormati dan menghargai manusia yang beragama lain.
Dalam masyarakat berdasarkan pancasila terutama sila pertama, bertaqwa kepada tuhan menurut agama dan kepercayaan masing-masing adalah mutlak. Semua agama menghargai manusia maka dari itu semua umat beragama juga wajib saling menghargai. Dengan demikian antar umat beragama yang berlainan akan terbina kerukunan hidup.
B. Toleransi di SMP
SMP adalah tingkatan sekolah menengah yang pertama, menengah dalam arti mendapat atau mempelajari ilmu yang lebih lanjut daripada sekolah dasar. Usia para pelajar SMP diantara 13 sampai dengan 16 tahun, usia remaja (remaja tanggung) yang rentan dengan berbagai pengaruh dan perubahan, baik itu dari segi akhlak (moral), Sexual, bahkan penampilan.
Tingkat toleransi dan penghargaan terhadap keanekaragaman agama-agama di kalangan siswa SMP cukup problematik. Meskipun lebih dari separuh menunjukkan tingkat toleransi dan penghargaan yang cukup tinggi, setidaknya ada sepertiga menunjukkan tingkat yang rendah, dan kurang toleran dan menghargai pluralitas. Sebenarnya “ketidaktoleran” itu lebih banyak dipengaruhi oleh unsur-unsur diluar keyakinan. Artinya semua itu terjadi lebih karena unsur politis, ekonomi, ego dan nafsu.
C. Contoh- contoh Toleransi Antar Umat Beragama di SMP
1. Contoh Sikap Toleransi Umat Beragama di Daerah yang Beragama Prural
Bicara soal pengalaman masa SMP, tentu banyak yang telah terjadi dan berkesan. Dulu aku sekolah di SMPN 12 Palembang (semester 1) kemudian pindah ke SMPN 2 Sungailiat Bangka, dari kedua SMP tersebut ada banyak perbedaan yang kurasakan, terutama dalam soal latar belakang asal daerah dan agama siswanya. Di SMPN 12 Palembang rata-rata semua siswa asli dari Palembang serta beragama Islam, namun di SMPN 2 Sungailiat sangat beragam, ada yang keturunan Palembang, Bangka asli, Batak, Cina, Jawa, Sulawesi, Riau bahkan Belanda, serta beragama Islam, Katolik, Protestan, Konghuchu, dan Budha.
Kondisi tersebut tidak membuat kami terpecah, meski tetap ada “insiden” kecil yang lebih mengarah ke kenakalan remaja, seperti menyebut marga atau perbedaan secara phisik. Namun secara umum semua itu malah membuat kami lebih dekat dan tidak pernah mempermasalahkan asal usul nenek moyang atau agama yang kami anut. Terus terang “perbedaan” dan “keragaman” itu menimbulkan kesan yang sangat mendalam bagiku.
2. Contoh Sikap Toleransi Antar Umat Beragama saat Kegiatan Keagamaan di Sekolah
Siswa Rohani Kristen terlihat khusyuk melaksanakan kegiatan keagamaan yang berbarengan dengan pesantren Ramadan. Sementara siswa muslim mengikuti pesantren kilat, siswa non muslim melakukan kegiatan Rohani Kristen (Rokris) keduanya melaksanakan kegiatan pada hari dan waktu yang sama.

Suara puji-pujian diiringi alunan musik jelas terdengar di salah satu ruang aula laboratorium SMAN 12 Bekasi, di ruangan lainnya puluhan siswa muslim asyik dan khusyuk menerima materi tentang keagamaan.
Sebanyak puluhan siswa non muslim terlihat berdiri menyanyikan lagu puji-pujian, tiga siswa memegang gitar berada paling depan, mengiringi teman-temannya yang terlihat khusyuk menendangkan lagu puji-pujian pada Tuhan Yang Maha Esa.

Tak lama berselang, seorang siswa serta merta memberikan pidato tentang keagamaan dan dilanjutkan dengan puji-pujian berikutnya. Ketua Rokris SMAN 12 Bekasi Wiliam kepada Radar Bekasi menuturkan, kegiatan ini dilakukan untuk menghormati umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah puasa di bulan ramadan ini. “ Sebagai penghormatannya, mereka juga mendoakan umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa agar diberikan kekuatan,” jelas Wiliam.

Di lain pihak, siswa-siswi Rokris kata Wiliam, juga mendapatkan materi tentang keagamaan seperti Iman kepada tuhan, mencintai sesama umat manusia serta pentingnya saling menolong dan menghargai antar umat beragama. “Kita selalu menghargai antar umat beragama, setiap manusia itu baik, hanya terkadangmanusianya saja yang selalu menyalah gunakan kebaikan dari sebuah agama itu,” tutur Wiliam.

Kendati melakukan kegiatan di lokasi dan waktu yang berbarengan, kegiatan berjalan aman dan tenang, siswa-siswi muslim tetap melakukan ibadah puasa dan kegiatan sanlat dengan siswa Rokris melakukan kegiatan yang serupa (keagamaan.red) dengan tenang dan nyaman.

Kepala sekolah SMAN 12 Bekasi Ekowati menuturkan, adanya kegiatan pesantren ramadan dan juga kegiatan rokris ini bukan berarti memecah belahkan antar umat beragama, tapi menyatukan kerukunan antar umat beragama, yaitu dengan saling toleransi. “Dengan kegiatan seperti ini, siswa muslim mendapatkan pendalaman agama melalui kegiatan pesantren ramadan, sedangkan siswa non muslim mendapatkan materi melalui kegiatan Rokris,”tutur Ekowati.

Dikatakan Ekowati, bersikap toleran merupakan solusi agar tidak terjadi perpecahan dalam mengamalkan agama, harus menjadi suatu kesadaran pribadi yang selalu dibiasakan dalam wujud interaksi sosial.
Salah satu wujud dari toleransi hidup beragama lanjut Ekowati, menjalin dan memperkokoh tali silaturahmi antarumat beragama dan menjaga hubungan yang baik dengan manusia lainnya.

D. Penutup
Pada umumnya, manusia tidak dapat menerima perbedaan antara sesamanya, perbedaan dijadikan alasan untuk bertentangan satu sama lainnya. Perbedaan agama merupakan salah satu faktor penyebab utama adanya konflik antar sesama manusia. “Lebih baik toleransi itu kita terapkan dengan sewajarnya. Jangan sampai toleransi itu menyinggung perasaan orang lain.

Toleransi juga hendaknya jangan sampai merugikan kita, contohnya ibadah dan pekerjaan kita,” pungkasnya yang juga mengharapkan agar siswa dapat menumbuhkan semangat toleransi antar umat beragama untuk menciptakan persatuan dan kesatuan.
Semua pemeluk agama memiliki kepercayaan yang sama akan satu Tuhan. Lebih lanjut terdapat pengakuan yang sama bahwa semua agama mempunyai perutusan (mission) yang sama. Perutusan yang sama itu ialah menyampaikan kepada manusia ajaran Tuhan dan rencana ilahi-Nya yang inti sarinya adalah penyelamatan manusia oleh Allah. Dalam hal ini Tuhan adalah causa prima dan agama-agama adalah pembantu-pembantu atau peran serta untuk mensukseskan rencana itu. Ini berarti bahwa semua agama memikul tanggung jawab bersama atas penugasan yang sama itu.

E. Daftar Pustaka

http://blog.unsri.ac.id/prima189/umum/sosiologi-agama-kerukunan-antar-umat-beragama-/mrdetail/14779

http://radar-bekasi.com/index.php?mib=berita.detail&id=62514

http://waroengkemanx.blogspot.com/2010/08/toleransi-ala-anak-smp.html

Id.wikipedia.org/wiki/Toleransi.

http://www.deawapedia.co.cc/2009/09/makalah-tentang-toleransi.html

About these ads
 
Leave a comment

Posted by on April 17, 2011 in Pendidikan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: